Minggu, 31 Mei 2015

Syukurilah Hidup Ini, Jangan Menyerah :-)

Ada kalanya kita merasa hidup ini tidak adil. Ada kalanya kita sangat tertekan. Ada kalanya kita putus asa dan sedih dengan kehidupan kita. Bahkan di antara kita, masih terus bergelut dengan perasaannya. Semua orang punya masalah dan problematikanya tersendiri. Dan tak terkecuali seorang pun dapat hidup seutuhnya bahagia dalam hidupnya. Kita semua mempunyai masalah. Dan kita tidak boleh berputus asa. Perasaan kita yang negatif seperti pesimis, putus asa, merasa gagal, tidak sempurna, tidak berguna, itu semua harus kita tekan supaya ditiadakan. Berpikirlah mendalam, untuk apa kita terus menyalahkan diri kita. Untuk apa kita menyalahkan keadaan? Toh, juga sudah terjadi. Dan untuk apa kita menyalahkan orang lain atas kegagalan kita. Dalam hidup ini, masalah itu tidak pernah bisa kita suruh untuk berhenti. Masalah itu kita suruh untuk tidak terjadi. Bagaimana pun kita menjalani hidup ini, masalah pasti akan tetap ada. Cuma, kita punya agama. Kita percaya Tuhan. Kita dibekali Tuhan hati dan pikiran. Itulah yang menjadi modal kita untuk tidak boleh berputus asa. Seberat apa pun hidup ini, syukurilah. Sesusah apa pun kita, pasti kita memiliki hal yang baik yang tidak dimiliki orang lain. Dan kalau pun kita harus bersedih, janganlah kita tetap bersedih. Mungkin menangis bisa membuat perasaan kita menjadi lebih lega. Tetapi yang terpenting itu adalah solusi. Dan lakukan! Apa gunanya kalau kita hanya berpikir. Apa gunanya kalau kita hanya berandai-andai. Tapi satu pun yang kita pikirkan itu baik tidak kita laksanakan. Percuma saja toh. Kalaulah kita ada masalah. Kita tidak boleh memendamnya sendiri. Bagilah kepada orang yang kita percaya dan bisa menerima diri kita apa adanya. Saat kita jatuh dan terpuruk, berdoalah kepada Tuhan. Minta kekuatan kepada-Nya. Agar bukan masalah itu berhenti. Masalah tidak akan berhenti. Masalah akan tetap ada. Tetapi diri kita meminta untuk dikuatkan untuk menyelesaikan dan menghadapi masalah tersebut. Dalam hidup ini, kita itu memang harus menjadi baik. Tetapi yang paling baik, adalah menjadi pribadi yang bijaksana. Bijaksana dalam berpikir. Bijaksana dalam bersikap. Bijaksana dalam bertindak. Ingat, kita tidak boleh hanya memikirkan bagaimana perasaanku saja. Kita tidak boleh hanya melihat dari sudut pandang kita sendiri saja. Hanya orang yang memandang dari sudut pandangnya sajalah, yang terus sedih akan hidupnya. Yang terus menganggap hidupnya malang. Ketahuilah, asal kita mau membuka mata kita. Asal kita mau melihat ke sekeliling kita. Masih banyak orang yang lebih sulit dari kita. Banyak orang yang hidupnya lebih tertekan, dan lebih susah dari kita. Dan itu membuat kita menjadi tahu bersyukur atas apa yang kita miliki. Kita tahu kalau ternyata dalam hidup ini, aku susah ternyata masih ada yang lebih susah. Maafkan aku Tuhan karena aku selalu mengeluh pada-Mu, dan baru kusadari orang yang lebih susah dari aku dapat tersenyum dan masih punya harapan. Dalam hidup ini kita hanya berusaha. Ketika kita berhasil syukurilah keberhasilan kita itu. Dan, saat kita tidak berhasil pun, kita harus tetap bersyukur. Lihat kepada orang lain yang lebih susah dari kita. Yang masih bisa tertawa dan semangat dalam menjalani hidupnya. Jangan kita merasa kitalah yang paling sulit di dunia ini. Oleh karena itu, saat kita sedih, usahakanlah mau berbaur kepada orang yang lebih susah keadaannya dari kita. Saat kita melihat keadaan mereka, hati kita akan terketuk dan kita menyadari bahwa kita selama ini salah. Dan itulah, kita harus mau peduli dan mengerti juga keadaan orang lain. Kita harus melihat hidup ini jangan hanya dari sudut pandang kita. Belajarlah untuk berempati untuk orang lain. Belajarlah memaklumi kekurangan orang lain. Belajarlah dari kesalahan kita di masa lalu. Dan terimalah apa pun diri kita. Terimalah keadaan yang tidak bisa kita ubah. Yakinlah kita akan merasa lebih damai. Dan mudah-mudahan kita merasa lebih baikan. Amin.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar