Jumat, 15 Mei 2015

Maafkan Aku Teman, Aku Menyukai Pacarmu

Jika cinta Dia..
Jujurlah Padaku..
Tinggalkan aku sendiri
Tanpa senyumanmu..

"Kamu keterlaluan banget, Roy.. Kamu Parah banget.. Kamu ...." Indah kelihatan marah.
"Kamu jangan salah paham, Ndah.. Aku.. Aku ga ada...." Roy berusaha memberi penjelasan.
"Aku ga ada apa..?? Udahlah Roy,, kamu gak usah banyak alasan.... Kamu selingkuh kan??? Oke aku terima.... Tapi yang gak aku terima,,,, kenapa sama sahabat aku????" Indah marah dan menangis.
"Oke,,, aku jujur... Iya,, memang... Aku selingkuh sama Dina... Tapi kamu jangan marah.... Aku kasih ke penjelasan ke kamu dulu..... Kalo aku sebenarnya masih sayang sama kamu...."Roy mengakui hubungannya dengan sahabat Indah, Dina namanya.
 "Tega kamu Roy... Dasar kamu cowok bajingan.... GUE BENCI AMA LO!!!!"
Indah pun pergi dengan sejuta kesal, marah, dan sedih di hati..

Gue terdiam melihat pertengkaran mereka. Seketika ada rasa penyesalan dan rasa sedih di dalam hatiku. Aku jadi merasa serba salah dan merasa bersalah dengan Indah. Aku jadi sedih melihat pertengkaran mereka. Pertengkaran antara sahabatku dan pacarnya, Roy..

"Dina, lo ngapain di situ?"
Tiba-tiba Roy menyadari kehadiranku dan mungkin dia berpikir menguping pertengkaran mereka.
"Hah, nggak apa-apa". Gue berbalik arah, gue takut diinterogasi. Dan gue takut kalo akan ada masalah panjang lagi karena hal ini.
 "Tunggu dulu, Din.." Roy berusaha ngejar aku dan menghentikan langkahku.


"Kenapa Roy? Sudahlah.. Kamu nggak usah dekatin aku lagi... Kamu nggak lihat kayak mana hancurnya Indah.... Saat dia mengetahui kalo kita punya hubungan... Udahlah.... Aku menyesal telah melakukan semua ini pada sahabatku.... Jadi sudah tinggalkan aku sendiri.... Kamu nggak usah kejar aku lagi... Anggap aku nggak pernah ada...." Gue mengatakan apa yang ada dalam isi hati gue.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar